Kisah-kisah di atas Meja Makan dan Celoteh Kehidupan
Relasi Kuali ini lahir dari sebuah kesadaran. Makhluk hidup di mana saja butuh makanan dan minuman, semua yang selama ini kita anggap cuma ruang domestik, pada dasarnya adalah pusat pertahanan ekologis dan sumber ilmu pengetahuan.
Makanan merekam jejak masyarakat adat, menyimpan nasihat kebijaksanaan lokal, dan menjadi ruang dialog bagi narasi-narasi kaum perempuan yang merawat kehidupan dari balik kepulan asap tungku di dapur. Berbagi cerita tentang apa yang kita makan pada hakikatnya adalah cara manusia merawat ingatan kolektif. Ada yang besar, ada yang kecil, ada yang tersirat, dan ada pula yang nyaris terlupakan.
Melalui esai dan feature non-fiksi, Relasi Kuali adalah medium dialektika sederhana untuk berkisah dengan cara paling sederhana. Sebagai homo narrans, kita memikirkan kembali apa, dari mana, dan bagaimana manusia makan, sebagai manifestasi berbudaya dalam dunia yang seringnya abai pada hal-hal yang dianggap sekunder.
Melalui setiap kisah dari meja makan ini, kita akan mendedah asal muasal kehidupan tiap insan manusia. Bagaimana kita mencerna dengan empati, bagaimana kita merawat ingatan dengan simpati, dan bagaimana kita menghargai setiap kisah perjuangan individu, demi menumbuhkan kehidupan yang lebih baik.